As
Sapa dia As. Tapi jangan kau pikir dia kartu yang bisa dimainkan tiap jam kosong menjelang pelajaran berhitung.
As adalah seorang remaja muda. Kesehariannya menulis cerita dan puisi kelabu dengan pinggrian darkness. Siang kemarin dia menemuiku di ruang kerja berukuran setengah lapangan bola basket.
As sedikit berbeda dengan remaja lainnya. Dia sopan ketika bertamu dan segan kepada guru. Sebagai contoh dia menemuiku siang itu. Mengetuk pintu. Berucap salam, "Assalamualaikum. Mohon izin Ustaz. Ingin bertemu Ustaz Tama." Terbilang detil. Tapi itu lebih baik dari sekedar masuk, bersalaman, dan mengutarakan tujuan. Karena tidak semua orang yang ingin kau temui pada hari itu siap untuk bertemu denganmu,

Komentar